ruang seimbangBuka aplikasi ↗
Health & Wellness

Cerita dr Tirta Berhenti Merokok: Mengubah Pemicu dan Mencari Dukungan

Kisah dr Tirta berhenti merokok memberi bahan refleksi tentang pemicu dan dukungan. Kebiasaan pengganti membantu, tetapi bukan pengganti terapi.

Ilustrasi buku rencana kebiasaan dan sepatu berjalan di dekat jendela
Saat membaca cerita seseorang berhasil berhenti merokok, pertanyaan pertama sering muncul: apa yang akhirnya membuatnya bisa berhenti? Kisah seperti itu dapat memberi harapan, tetapi juga mudah membuat proses terlihat lebih sederhana daripada kenyataannya. Ketergantungan nikotin bukan sekadar persoalan kurang niat.
Dalam wawancara yang diberitakan Liputan6 pada 4 Juni 2026, dr Tirta menceritakan keputusannya berhenti merokok dan kaitannya dengan keinginan menjalani latihan fisik. Pengalaman tersebut bersifat personal. Yang bisa kita ambil adalah bahan untuk mengenali alasan dan pemicu sendiri, bukan janji bahwa cara yang sama akan berhasil dengan kecepatan yang sama pada setiap orang.

Mulai dari situasi yang paling sering memicu

Keinginan merokok sering terkait dengan momen tertentu: setelah makan, saat minum kopi, ketika menunggu, atau ketika berkumpul dengan orang yang merokok. Mengenali pola itu membuat rencana lebih konkret daripada hanya mengatakan “besok harus kuat”.
Coba tulis beberapa kejadian tanpa menghakimi diri. Di mana kamu berada, apa yang sedang dilakukan, dan siapa yang ada di sekitar? Catatan singkat dapat membantu menemukan situasi yang paling membutuhkan persiapan. Kamu tidak perlu menyusun laporan panjang atau membagikannya kepada orang lain jika tidak nyaman.
Misalnya, jeda kerja selalu identik dengan keluar bersama teman yang merokok. Alternatifnya bukan otomatis menghilangkan seluruh waktu istirahat. Kamu bisa mempertahankan jedanya, tetapi memilih tempat lain atau mengajak rekan berjalan singkat. Kebutuhan untuk beristirahat tetap diakui, sementara polanya diubah.

Kebiasaan pengganti perlu sesuai fungsi kebiasaan lama

Kalau merokok menjadi alasan untuk berhenti bekerja sejenak, penggantinya perlu memberi jeda. Kalau berkaitan dengan interaksi sosial, kamu mungkin membutuhkan cara lain untuk tetap terhubung. Memahami fungsi tersebut membantu memilih alternatif yang lebih masuk akal daripada sekadar menambah tugas baru.
Contoh alternatif adalah menyiapkan air minum, melakukan aktivitas tangan yang sederhana, atau berpindah ke lingkungan tanpa asap. Ini pilihan praktis yang dapat dicoba, bukan terapi yang dijamin menghilangkan keinginan merokok. Perhatikan mana yang membantu dan mana yang justru terasa membebani.
Olahraga juga tidak perlu dijadikan hukuman ketika keinginan muncul. Berjalan atau bergerak sesuai kemampuan dapat menjadi bagian dari rutinitas baru, tetapi tidak menggantikan penanganan ketergantungan nikotin. Hindari mengubah proses berhenti menjadi kewajiban latihan berat setiap hari.

Dukungan profesional bukan tanda gagal

Jika ingin berhenti, tenaga kesehatan dapat membantu menyusun pendekatan yang sesuai, termasuk membahas dukungan perilaku dan pilihan pengobatan bila diperlukan. Jangan memilih atau mengubah penggunaan obat hanya berdasarkan pengalaman figur publik.
CDC menjelaskan bahwa berhenti merokok memberikan manfaat kesehatan pada berbagai usia, termasuk bagi orang yang telah lama merokok. Manfaat itu tidak bergantung pada kemampuan mengikuti rutinitas olahraga seorang tokoh. Karena itu, keputusan mencari bantuan tetap berharga meskipun prosesmu belum terlihat rapi.
Dukungan orang terdekat juga dapat dibuat spesifik. Alih-alih meminta mereka mengawasi setiap langkah, jelaskan bantuan yang kamu butuhkan: tidak menawarkan rokok, tidak merokok di dekatmu, atau menemani konsultasi. Bantuan yang jelas lebih mudah diberikan daripada tuntutan umum untuk selalu memotivasi.

Kalau sempat merokok lagi, tinjau kejadian itu

Satu kejadian tidak harus dipakai untuk menyimpulkan bahwa seluruh usaha sia-sia. Lihat apa yang mendahuluinya dan bagian rencana mana yang perlu diperkuat. Jika pemicunya pertemuan tertentu, siapkan strategi berbeda sebelum pertemuan berikutnya.
Tetap jujur tentang kesulitan yang dialami ketika berbicara dengan tenaga kesehatan. Informasi tersebut membantu penyesuaian dukungan. Menyembunyikan kejadian karena malu justru dapat membuat rencana terlihat berhasil di atas kertas tetapi tidak membantu keseharian.
Catatan yang berguna berisi situasi dan respons, bukan label buruk tentang diri. Tujuan evaluasi adalah menemukan bantuan berikutnya, bukan menghitung berapa kali kamu pantas disalahkan.
Rencana perubahan kebiasaan. PEMICU: Kenali situasi yang paling sulit. DUKUNGAN: Bicarakan bantuan dengan tenaga kesehatan. ALTERNATIF: Siapkan respons untuk situasi berulang

Kesimpulan: ambil inspirasinya, bangun dukunganmu sendiri

Cerita dr Tirta dapat membuka percakapan tentang perubahan kebiasaan, tetapi jalan berhenti merokok perlu disesuaikan dengan kondisi setiap orang. Mengenali pemicu, menyiapkan lingkungan, dan mencari bantuan merupakan langkah yang bisa dibicarakan sejak awal.
Cara Membangun Kebiasaan Baru Saat Jadwal Sering Berubah.

Sumber dan konteks

Liputan6, wawancara 4 Juni 2026. Ditinjau 9 Oktober 2026.
CDC: manfaat berhenti merokok. Ditinjau 9 Oktober 2026.
WHO: pedoman dukungan berhenti tembakau. Ditinjau 9 Oktober 2026.
← Kembali ke semua artikel