ruang seimbangBuka aplikasi ↗
Resep & Menu Diet

Resep Pepes Ayam untuk Diet, Harum Tanpa Digoreng

Pepes ayam dua porsi dengan tomat, kemangi, dan bumbu iris. Ikuti cara membungkus, mengukus, serta mengecek ayam matang sampai bagian tengah.

Ilustrasi watercolor pepes ayam untuk diet, harum tanpa digoreng

Pepes ayam bisa menjadi lauk menu diet dengan mengukus ayam bersama bumbu dan daun kemangi, tanpa tahap menggoreng. Resep ini memakai dada ayam potong kecil agar bumbu mudah tersebar dan setiap bungkus lebih cepat matang. Dua bungkus yang dihasilkan masing-masing berisi separuh resep.

Daun pisang membantu menahan cairan serta memberi aroma saat dipanaskan. Meski begitu, isi pepes tetap perlu dicek kematangannya. Bungkus yang terasa panas atau daun yang berubah warna belum membuktikan bahwa ayam di bagian tengah sudah aman dimakan.

Kenapa takarannya dibuat seperti ini?

Rasa pepes datang dari bawang, jahe, tomat, dan kemangi, sehingga tidak harus mengandalkan minyak banyak. Estimasi gizi mencakup seluruh isi yang dimakan, bukan daun pembungkus. Resep ini merupakan versi bumbu iris yang sederhana; racikan pepes daerah lain bisa memakai bahan berbeda dan memiliki kandungan gizi berbeda pula.

Bahan untuk 2 porsi

Persiapan sekitar 20 menit; memasak sekitar 40 menit. Satu porsi: 1 bungkus pepes dari 2 bungkus.

Timbang ayam mentah tanpa kulit dan tulang. Bumbu ditimbang setelah dibersihkan; daun pisang hanya menjadi pembungkus, bukan bagian yang dimakan.

  • 300 g dada ayam tanpa kulit dan tulang
  • 30 g bawang merah (sekitar 5 butir kecil), iris
  • 8 g bawang putih (sekitar 2–3 siung kecil), cincang
  • 10 g jahe, parut
  • 100 g tomat (sekitar 1 buah sedang), potong
  • 15 g daun kemangi, petik dan cuci
  • 10 g cabai merah, iris
  • 10 ml air jeruk nipis (sekitar 2 sdt)
  • 1 g garam (sekitar ⅙ sdt)
  • 1 liter air kukusan, tidak disajikan

Perlengkapan atau bahan di luar perhitungan gizi: Daun pisang secukupnya untuk 2 bungkus rangkap dan tusuk penutup; tidak dimakan, tidak masuk estimasi.

Cara memasak

  1. Bersihkan daun pisang dan layukan sebentar di atas api kecil sambil digerakkan, atau siram air panas agar lentur. Potong menjadi dua set pembungkus rangkap. Daun dan tusuk penutup tidak ikut dimakan.
  2. Potong ayam menjadi ukuran sekitar 2 cm tanpa mencucinya. Campur dengan bawang merah, bawang putih, jahe, cabai, air jeruk nipis, dan garam di wadah khusus bahan mentah.
  3. Masukkan tomat dan kemangi, lalu aduk perlahan. Bagi adonan menjadi dua bagian sama banyak. Jangan mencicipi bumbu yang sudah bersentuhan dengan ayam mentah.
  4. Letakkan setiap bagian di tengah daun, bentuk memanjang dan agak pipih, lalu lipat hingga rapat. Sematkan kedua ujungnya dan sisakan sedikit ruang agar isi tidak menekan lipatan saat dipanaskan.
  5. Didihkan air kukusan, tata bungkus di atas rak tanpa merendamnya, lalu kukus dengan api sedang sekitar 30–40 menit. Jangan menumpuk terlalu rapat supaya uap dapat mengalir.
  6. Buka satu bungkus dengan hati-hati dan ukur potongan ayam paling tebal sampai mencapai 74°C. Jika belum, tutup dan lanjutkan mengukus. Sajikan setelah uap panasnya sedikit berkurang.

Cara menyajikan

Nikmati pepes bersama nasi dan sayuran sesuai selera. Isi bungkusnya boleh dituangkan ke piring agar kuah bumbu tidak terbuang; bagian ini ikut diperhitungkan sebagai bahan resep.

Bila dijadikan bekal, tetap gunakan wadah rapat meskipun pepes sudah dibungkus daun. Nasi, sayuran pendamping, dan sambal di luar resep belum termasuk estimasi gizi. Satu bungkus adalah satu porsi lauk, bukan patokan kebutuhan makan semua orang.

Supaya hasilnya lebih enak

Tidak mendapat daun pisang? Gunakan wadah tahan panas bertutup yang cocok untuk kukusan. Aromanya akan berbeda, tetapi urutan bumbu tetap sama. Hindari wadah plastik yang tidak dinyatakan aman untuk suhu tinggi.

Tomat membuat pepes berkuah, jadi tidak perlu menambahkan minyak untuk membuatnya lembap. Kemangi memakai acuan gizi basil segar yang mungkin berbeda dari varietas lokal. Bila ingin lebih pedas, pertimbangkan kebutuhan masing-masing orang yang akan makan.

Kalau ingin disimpan

Simpan pepes dalam wadah dangkal di kulkas maksimal 4°C sebelum dua jam setelah matang, atau satu jam pada suhu sekitar di atas 32°C. Habiskan dalam 3–4 hari dan panaskan kembali sampai ayam mencapai 74°C.

Estimasi kalori, protein, dan gula per porsi

  • Energi: ≈ 215 kkal
  • Protein: ≈ 35,3 g
  • Gula total: ≈ 3,0 g

Perhitungan menjumlahkan energi dan zat gizi setiap bahan berdasarkan beratnya, lalu membaginya rata menjadi 2 porsi. Seluruh minyak, bumbu, dan saus dalam daftar bahan ikut dihitung. Pendamping atau topping opsional di luar daftar belum termasuk. Perubahan merek, takaran, kadar air, atau besar porsi akan mengubah hasilnya; angka ini estimasi resep, bukan hasil uji laboratorium.

Resep ini tidak memakai gula pasir. Gula yang terhitung berasal antara lain dari tomat, bawang merah, cabai merah. Angka gula total di atas sudah memasukkan gula dari bahan-bahan tersebut; bukan hanya pemanis yang sengaja ditambahkan.

Yang sering ditanyakan

Haruskah pepes dibakar setelah dikukus?

Tidak wajib. Mengukus sampai ayam matang sudah cukup. Membakar daun sebentar hanya memberi aroma tambahan dan tidak menggantikan pemeriksaan suhu bagian tengah.

Kenapa kuah pepes cukup banyak?

Tomat dan ayam melepaskan cairan selama dikukus. Itu normal untuk versi ini. Bungkus rapat agar kuah tidak bocor, tetapi jangan memadatkan isinya terlalu tebal.

Mulai dari porsi yang bisa kamu ulangi

Resep ini bisa jadi satu pilihan dalam menu harianmu. Sesuaikan porsi dengan kebutuhan dan rasa lapar, lalu lihat juga makanan serta minuman lain sepanjang hari. Nama “menu diet” tidak membuat satu hidangan otomatis menurunkan berat badan.

Resep rumahan dengan takaran contoh, belum diuji masak langsung oleh tim. Waktu memasak merupakan perkiraan; sesuaikan dengan alat dan ukuran bahan.

Sumber perhitungan dan panduan memasak

Acuan bahan utama resep ini adalah dada ayam mentah tanpa kulit, bawang merah, bawang putih. Nilai per 100 g dari USDA SR28 dikalikan berat bahan yang dipakai, kemudian dijumlahkan dan dibagi menjadi 2 porsi. Bahan acuan bukan merek tertentu; jika menggunakan produk kemasan berbeda, utamakan label gizi produk tersebut untuk pencatatanmu. Kemangi diperkirakan dengan data basil segar, sehingga ada ketidakpastian jenis tanaman. Untuk cairan yang ditulis dalam ml, perhitungan memakai pendekatan 1 ml ≈ 1 g; hasilnya bukan pengukuran laboratorium.

Untuk mengenal data acuan dan mencari komposisi bahan, lihat penjelasan USDA FoodData Central. Data SR28 yang dipakai di sini merupakan data historis; estimasi ini tidak diklaim berasal dari pembaruan terbaru.

Bacaan berikutnya:


← Kembali ke semua artikel