ruang seimbangBuka aplikasi ↗
Resep & Menu Diet

Resep Tempe Orek untuk Diet, Bumbu Meresap Tanpa Digoreng Kering

Tempe orek lembap tanpa digoreng kering. Ikuti takaran minyak dan gula, langkah memasak, pembagian porsi, serta estimasi gizi resep rumahan.

Ilustrasi watercolor tempe orek untuk diet, bumbu meresap tanpa digoreng kering

Tempe orek untuk diet bisa dibuat dengan menumis sebentar, lalu memasak tempe bersama sedikit air dan bumbu. Hasilnya orek lembap yang gurih-manis, bukan kering tempe renyah. Minyak dan gula tetap dipakai, tetapi jumlahnya jelas sehingga lebih mudah menghitung satu porsi.

Kalau biasanya kamu menuang kecap manis langsung dari botol, versi ini memakai kecap asin dan gula yang ditakar terpisah. Resep rumahan dengan takaran contoh ini menghasilkan dua porsi lauk. Bentuk tempe yang agak tebal membantu potongannya tetap utuh saat diaduk.

Kenapa takarannya dibuat seperti ini?

Tempe tidak perlu digoreng sampai keras agar cocok dijadikan lauk. Sedikit cairan memberi waktu bumbu menyelimuti potongan tempe, sementara rasa bawang tetap muncul dari proses tumis. Karena teksturnya berbeda dengan orek kering warteg, sajikan sebagai lauk segar, bukan stok kering untuk disimpan lama.

Bahan untuk 2 porsi

Persiapan sekitar 10 menit; memasak sekitar 15 menit. Satu porsi: ½ resep tempe orek.

Timbang tempe sebelum dipanaskan dan bawang sesudah dikupas. Minyak, gula, dan kecap asin ditakar untuk satu resep penuh.

  • Tempe 200 g, potong korek api tebal
  • Bawang merah 20 g, sekitar 4 siung kecil
  • Bawang putih 6 g, sekitar 2 siung
  • Cabai merah 15 g, iris
  • Minyak zaitun 5 g, sekitar 1 sdt
  • Kecap asin 10 g, sekitar 2 sdt
  • Gula pasir 5 g, sekitar 1 sdt
  • Air 100 ml

Cara memasak

  1. Iris bawang merah, bawang putih, dan cabai. Campur kecap asin, gula, serta air dalam mangkuk sampai gula mulai larut. Siapkan wajan antilengket berukuran sedang agar minyak sedikit bisa tersebar.
  2. Panaskan minyak dengan api sedang-kecil. Tumis bawang selama sekitar 2 menit sampai harum dan mulai lunak. Masukkan cabai, lalu aduk sekitar 30 detik; jangan menunggu bawang menghitam.
  3. Masukkan tempe dan aduk perlahan selama 2–3 menit. Gunakan spatula lebar, angkat dari bagian bawah supaya tempe tidak banyak patah. Permukaan tidak harus menjadi cokelat merata.
  4. Tuang campuran kecap, gula, dan air. Setelah mendidih pelan, kecilkan api, tutup wajan, lalu masak sekitar 5 menit. Buka tutup dan balik tempe satu kali agar bumbu mengenai kedua sisinya.
  5. Lanjutkan memasak tanpa tutup selama 3–5 menit sampai cairan tinggal sedikit dan tempe panas merata. Matikan api ketika masih lembap; memaksa cairan habis bisa membuat gula menempel dan gosong.
  6. Bagi hasil masak menjadi dua porsi yang kira-kira sama. Pindahkan ke wadah saji agar panas wajan tidak terus mengeringkan bagian bawah tempe.

Cara menyajikan

Pasangkan dengan nasi dan sayur berkuah bila ingin menjadikannya makan siang. Keduanya merupakan tambahan di luar perhitungan resep tempe orek ini. Tidak perlu meniadakan nasi hanya karena sedang mengatur makan; tentukan porsinya berdasarkan susunan makanmu.

Perubahan paling mudah terlewat adalah menambah kecap manis atau minyak ketika mencicipi. Kalau kamu melakukannya, catat jumlah tambahannya. Nilai gizi per porsi juga berubah jika seluruh resep dimakan sendiri atau dibagi menjadi tiga porsi lebih kecil.

Supaya hasilnya lebih enak

Pilih tempe yang padat dan tidak mudah hancur. Jika irisan terlalu tipis, tempe lebih mudah pecah saat cairan menyusut. Gunakan api kecil setelah saus masuk supaya ada waktu untuk meratakan bumbu tanpa mengejar cairan yang cepat menguap.

Resep ini mengandung kedelai, dan kecap asin umumnya juga mengandung gandum. Periksa label bila memiliki alergi. Data gula tempe pada acuan bahan belum lengkap, sehingga angka gula yang tersedia tidak berarti seluruh gulanya sudah diketahui.

Kalau ingin disimpan

Simpan sisa lauk dalam wadah dangkal tertutup di kulkas bersuhu 4°C atau lebih dingin, maksimal 2 jam setelah dimasak; batasnya 1 jam bila suhu sekitar lebih dari 32°C. Gunakan dalam 3–4 hari dan panaskan kembali hingga 74°C.

Estimasi kalori, protein, dan gula per porsi

  • Energi: ≈ 241 kkal
  • Protein: ≈ 21,3 g
  • Gula total: belum lengkap; sekitar 3,7 g dari bahan yang datanya tersedia, belum termasuk gula alami tempe.

Perhitungan menjumlahkan energi dan zat gizi setiap bahan berdasarkan beratnya, lalu membaginya rata menjadi 2 porsi. Seluruh minyak, bumbu, dan saus dalam daftar bahan ikut dihitung. Pendamping atau topping opsional di luar daftar belum termasuk. Perubahan merek, takaran, kadar air, atau besar porsi akan mengubah hasilnya; angka ini estimasi resep, bukan hasil uji laboratorium.

Gula pasir yang ditakar dalam resep menyumbang sekitar 2,5 g per porsi. Angka ini bagian dari gula total, bukan tambahan di atasnya. Gula total juga mencakup gula yang secara alami ada dalam bahan.

Data USDA SR28 untuk tempe tidak mencantumkan gula total. Karena itu, bagian yang belum diketahui tetap ditandai belum lengkap; karbohidrat tempe tidak dianggap seluruhnya gula dan nilainya tidak dipaksa menjadi nol.

Yang sering ditanyakan

Bisa dibuat tanpa gula?

Bisa, tetapi rasanya akan lebih asin-gurih dan berbeda dari orek manis. Gula yang dihilangkan perlu dikurangi dari perhitungan, bukan diganti kecap manis tanpa takaran.

Kenapa tidak renyah seperti orek kering?

Tempe tidak digoreng kering dan dimasak dengan cairan. Tekstur lembap memang tujuan resep ini; mengejar renyah memerlukan teknik serta jumlah minyak yang berbeda.

Mulai dari porsi yang bisa kamu ulangi

Resep ini bisa jadi satu pilihan dalam menu harianmu. Sesuaikan porsi dengan kebutuhan dan rasa lapar, lalu lihat juga makanan serta minuman lain sepanjang hari. Nama “menu diet” tidak membuat satu hidangan otomatis menurunkan berat badan.

Resep rumahan dengan takaran contoh, belum diuji masak langsung oleh tim. Waktu memasak merupakan perkiraan; sesuaikan dengan alat dan ukuran bahan.

Sumber perhitungan dan panduan memasak

Acuan bahan utama resep ini adalah tempe kedelai, bawang merah, bawang putih. Nilai per 100 g dari USDA SR28 dikalikan berat bahan yang dipakai, kemudian dijumlahkan dan dibagi menjadi 2 porsi. Bahan acuan bukan merek tertentu; jika menggunakan produk kemasan berbeda, utamakan label gizi produk tersebut untuk pencatatanmu.

Untuk mengenal data acuan dan mencari komposisi bahan, lihat penjelasan USDA FoodData Central. Data SR28 yang dipakai di sini merupakan data historis; estimasi ini tidak diklaim berasal dari pembaruan terbaru.

Bacaan berikutnya:


← Kembali ke semua artikel