Cara Catat Jeda Antar Set supaya Progres Latihan Terbaca
Tambahkan lama jeda pada gerakan utama jika kamu ingin membandingkan dua sesi beban dengan kondisi serupa.

Beban dan repetisinya sama, tetapi set terakhir terasa lebih mudah. Bisa jadi kamu lebih kuat. Bisa juga karena sesi kali ini punya waktu istirahat lebih panjang.
Tambahkan lama jeda pada gerakan utama jika kamu ingin membandingkan dua sesi beban dengan kondisi serupa.
Contoh pencatatan
Contoh catatan: squat goblet 3 × 10, 8 kg, jeda sekitar 90 detik antar set. Minggu berikutnya, jika bebannya sama dengan jeda 60 detik, beri catatan bahwa formatnya berubah. Bandingkan hasil dengan melihat kedua detail itu.
Yang perlu diperiksa
Kamu tidak harus mengukur jeda semua gerakan. Pilih satu atau dua gerakan yang rutin diulang. Jika waktu istirahat berubah antar set, tulis rentang atau tandai set yang paling berbeda.
Saat meninjau progres, cari sesi dengan gerakan, beban dan pola jeda yang sebanding. Gunakan satu kebiasaan catat sederhana untuk sesi berikutnya.
Baca juga Panduan tracker olahraga.